BadmintonDigest

BadmintonDigest

Saturday, 30 March 2024

Pemukim Yahudi Incar Lahan di Gaza: Ini Tanah yang Tuhan Berikan pada Kami

Harianjabar.com - Siapa yang tidak mendambakan rumah di tepi pantai? Bagi sebagian kelompok sayap kanan Israel, pantai yang didambakan itu berada di Gaza. Daniella Weiss, 78, nenek dari gerakan pemukim Israel mengaku sudah memiliki daftar 500 keluarg…
Read on blog or Reader
Site logo image Harianjabar.com Read on blog or Reader

Pemukim Yahudi Incar Lahan di Gaza: Ini Tanah yang Tuhan Berikan pada Kami

Red_lin

March 31

Harianjabar.com - Siapa yang tidak mendambakan rumah di tepi pantai? Bagi sebagian kelompok sayap kanan Israel, pantai yang didambakan itu berada di Gaza.

Daniella Weiss, 78, nenek dari gerakan pemukim Israel mengaku sudah memiliki daftar 500 keluarga yang siap untuk segera pindah ke Gaza.

"Saya punya teman-teman di Tel Aviv, mereka bilang, Jangan lupa beri saya sebidang tanah di dekat pantai di Gaza, karena itu adalah pantai yang sangat indah dengan pasirnya yang keemasan dan indah".

Dia memberi tahu mereka bahwa lahan di tepi pantai sudah dipesan. Daniella mengepalai organisasi pemukim radikal bernama Nachala, yang berarti Tanah Air.

Selama beberapa dekade, dia telah memulai permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang kini diduduki oleh Israel, di tanah Palestina yang direbut Israel dalam perang Timur Tengah tahun 1967.

Beberapa pihak di internal kelompok pemukim ini sangat berangan-angan untuk kembali ke Gaza, setelah Israel menarik mundur para pemukim, pada 2005.

Saat itu, 21 permukiman dibongkar dan sekitar 9.000 pemukim dievakuasi oleh tentara. (Saya melihat banyak orang diseret keluar ketika melaporkan peristiwa ini dari Gaza pada saat itu).

Banyak pemukim memandang penarikan mundur itu sebagai pengkhianatan negara dan kesalahan strategis.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa sebagian besar warga Israel menentang pemukiman kembali di Gaza.

Sejak serangan Hamas pada 7 Oktober, hal ini menjadi perdebatan panas oleh pihak-pihak yang paling lantang bersuara dan paling ekstrem di pemerintahan Israel.

Daniella dengan bangga menunjukkan kepada saya peta Tepi Barat dengan titik-titik merah muda yang menunjukkan permukiman Yahudi.

Titik-titik itu tersebar di seluruh peta, menggerogoti lahan di mana warga Palestina berharap membangun negara mereka.

Saat ini terdapat sekitar 700.000 pemukim Yahudi di wilayah ini. Jumlahnya meningkat dengan cepat.

Mayoritas dunia internasional, termasuk Dewan Keamanan PBB, menganggap permukiman ini ilegal di bawah hukum internasional. Israel menentang anggapan itu.

Kami bertemu Daniella di rumahnya di antara bangunan beratap merah di permukiman Kedumim, Tepi Barat. Dia terus bergerak meskipun lengannya diplester.

Visinya untuk masa depan Gaza yang kini menjadi rumah bagi 2,3 juta warga Palestina dan banyak dari mereka kelaparan adalah bahwa Gaza akan menjadi wilayah Yahudi.

"Warga Arab Gaza tidak akan tinggal di Jalur Gaza," katanya.

"Siapa yang akan tinggal? Yahudi."

Dia mengklaim bahwa orang-orang Palestina ingin meninggalkan Gaza dan negara-negara lain harus menerima mereka, meskipun selama wawancara yang panjang, dia jarang menggunakan kata "Palestina".

"Dunia ini luas," kata Daniella.

"Afrika itu besar. Kanada itu besar. Dunia akan menerima penduduk Gaza. Bagaimana melakukannya? Kami mendorongnya. Warga Palestina di Gaza, yang baik, akan dimungkinkan untuk itu. Saya tidak mengatakan dipaksa, saya bilang dimungkinkan untuk itu karena mereka ingin pergi."

Tidak ada bukti bahwa warga Palestina ingin meninggalkan tanah air mereka, meskipun banyak yang berharap bisa melarikan diri sementara waktu demi menyelamatkan nyawa mereka.

Namun bagi sebagian besar warga Palestina, tidak ada jalan keluar. Perbatasan dikontrol ketat oleh Israel dan Mesir, dan tidak ada negara lain yang menawarkan perlindungan.

Saya mengatakan kepada Daniella bahwa pernyataannya terdengar seperti rencana pembersihan etnis. Dia tidak menyangkalnya.

"Anda bisa menyebutnya pembersihan etnis. Saya ulangi sekali lagi, orang-orang Arab tidak mau, orang-orang Arab normal tidak tidak ingin tinggal di Gaza. Jika Anda ingin menyebutnya sebagai pembersihan, jika Anda ingin menyebutnya apartheid, Anda pilih definisi Anda. Saya memilih cara untuk melindungi negara Israel."

Comment

Harianjabar.com © 2024. Manage your email settings or unsubscribe.

WordPress.com and Jetpack Logos

Get the Jetpack app

Subscribe, bookmark, and get real-time notifications - all from one app!

Download Jetpack on Google Play Download Jetpack from the App Store
WordPress.com Logo and Wordmark title=

Automattic, Inc. - 60 29th St. #343, San Francisco, CA 94110  

at March 30, 2024
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Somatic Energy Healing With Horses: A Different Approach to Equine Therapy

Just Published ...

  • Hoofbeat Update from Everything Horse
    Check out the latest equestrian news stories, event reports & more from Everything H...
  • The Art of a Bad Deal
    These are the "Russian dissidents" Biden got from Putin in exchange fo...
  • Hoofbeat Update from Everything Horse
    Check out the latest equestrian news stories, event reports & more from Everything H...

Search This Blog

  • Home

About Me

BadmintonDigest
View my complete profile

Report Abuse

Blog Archive

  • June 2026 (25)
  • May 2026 (15)
  • April 2026 (10)
  • March 2026 (9)
  • February 2026 (6)
  • January 2026 (6)
  • December 2025 (6)
  • November 2025 (5)
  • October 2025 (7)
  • September 2025 (6)
  • August 2025 (6)
  • July 2025 (4)
  • June 2025 (8)
  • April 2025 (1)
  • February 2025 (1)
  • January 2025 (1)
  • December 2024 (1)
  • September 2024 (10)
  • August 2024 (2728)
  • July 2024 (3224)
  • June 2024 (3084)
  • May 2024 (3246)
  • April 2024 (3145)
  • March 2024 (3253)
  • February 2024 (3053)
  • January 2024 (3254)
  • December 2023 (3258)
  • November 2023 (3196)
  • October 2023 (3255)
  • September 2023 (3159)
  • August 2023 (3174)
  • July 2023 (3163)
  • June 2023 (3074)
  • May 2023 (3157)
  • April 2023 (3054)
  • March 2023 (3122)
  • February 2023 (2742)
  • January 2023 (3089)
  • December 2022 (3178)
  • November 2022 (3142)
  • October 2022 (3015)
  • September 2022 (3003)
  • August 2022 (2944)
  • July 2022 (3012)
  • June 2022 (3137)
  • May 2022 (3239)
  • April 2022 (3140)
  • March 2022 (3193)
  • February 2022 (2957)
  • January 2022 (3229)
  • December 2021 (3104)
  • November 2021 (3152)
  • October 2021 (3242)
  • September 2021 (1788)
Powered by Blogger.